Neverwhere


Ke depan terlihat tanpa hujung.

Saya sedang menunggu. Menunggu hal yang tidak pasti dan tidak ada hujungnya.
Saya sedang menunggu. Menunggu sesuatu yang palsu tapi yang saya mau.
Saya sedang menunggu. Penantian tanpa hujung yang tidak tentu.
Saya menunggu dalam diam. Saya menunggu. Tetap menunggu.

Sebenarnya, saya menunggu kamu. Saya menunggu kamu untuk sadar. Saya menunggu kamu untuk sadar bahwa saya ingin mengenalmu.
Benar-benar tanpa hujung. Karena bahkan kita memang tidak pernah bertemu. Lebih lagi, saya tidak berbicara bahasa mu.

Semuanya, tanpa hujung.

p.s: bener apa kata ibunya widwid, kalo cinta sama orang yang beda agama, udah deh, nyerah aja boss. Ujungnya sukar ditebak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s